Integralistik, Modal Wajib Kemajuan
Suatu Bangsa
Integralistik, sebuah kata yang sering kita dengar namun tidak mudah untuk memahaminya.
Pada awal masa perkuliahan,
integralistik sangat gencar disosialisasikan kepada para mahasiswa baru. Bahkan
di ITS dibentuk kegiatan khusus untuk menumbuhkan integralisme demi mewujudkan
persatuan Indonesia.
Integralistik sejatinya adalah kata yang bermakna sangat luas. Menurut
Kamus Besar Bahasa Indonesia, integralistik berarti sebuah kesatuan atau keseluruhan.
Menurut Dr. Soepomo, integralistik adalah tidak diakuinya kepentingan individu
atau golongan, tetapi menjamin kepentingan masyarakat seluruhnya sebagai suatu
kesatuan. Kesatuan yang dimaksud
dalam dua definisi di atas bisa diartikan sebagai dihapuskannya kepentingan
individu atau golongan dan mengutamakan kepentingan bersama demi mencapai
tujuan bersama dalam suatu masyarakat.
Integralistik datang dari pemahaman
bahwa masing – masing individu tidak akan dapat hidup tanpa orang lain, dan
untuk mencapai suatu tujuan yang besar, dibutuhkan kesatuan dari banyak
individu dan golongan untuk bekerja sama demi mewujudkan tujuan tersebut. Untuk
mencapai sebuah kesatuan, masing – masing individu dan golongan harus mampu meruntuhkan
egoisme dan arogansinya, karena egoisme dan arogansi merupakan benteng yang akan membatasi kita dari
persatuan.
Sebuah penerapan sederhana dari
integralistik adalah gotomng – royong. Gotong – royong merupakan istilah yang
sudah kita kenal bahkan sebelum kita menginjak bangku sekolah. Dalam kegiatan
gotong – royong, secara tidak sadar kita akan meruntuhkan ego kita karena kita
sadar bahwa dengan kerjasama-lah tujuan kita akan tercapai.
Penerapan lain dari integralistik adalah
musyawarah dan mufakat. Dalam bermusyawarah, mufakat tidak akan tercapai
apabila masing – masing individu maupun golongan kukuh mempertahankan
kepentingan masing – masing. Mufakat akan tercapai apabila masing – masing
pihak mampu menyepakati keputusan yang akan menguntungkan semua pihak, namun
juga tidak merugikan diri sendiri. Dalam bermusyawarah, dibuhkan toleransi dn
pengertian dari semua pihak untuk menghasilkan kata mufakat.
Kita memahami bahwa Indonesia terbentuk
dari berbagai macam elemen masyarakat yang masing – masing mempunyai karakter.
Terkadang satu karakter tidak akan cocok atau bahkan bertentangan dengan
karakter lain. Tanpa integralistik, negara kita akan terpecah belah karena kita
tidak akan mampu untuk mengatasi perbedaan. Jika kita menengok kepada sejarah
di masa penjajahan Belanda, perjuangan kemerdekaan Indonesia yang bersifat
kedaerahan selalu gagal karena tidak adanya keintegralistikan antara satu
daerah dengan daerah lain dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Kemerdekaan Indonesia baru bisa tercapai ketika semua daerah mulai bersatu
untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Jika integralistik telah tercapai dalam
suatu bangsa, maka tidak akan ada lagi kesenjagan sosial dan kasus korupsi yang
merajalela, karena tiap – tiap individu mempunyai kesadaran lingkungan yang
tinggi sehingga mereka akan mengutamakan kepentingan bersama di atas
kepentingan individu. Tidak akan ada lagi peperangan antar suku dan arogansi
daerah karena masyarakat yang terintegralistik akan mampu menghargai perbedaan,
bahkan mengkombinasikan perbedaan itu demi mewujudkan tujuan bersama.
Terwujudnya tujuan ataupun target suatu negara akan cepat tercapai apabila
masyarakatnya telah terintegralistik, karena semua masyarakatnya akan menyatu
dan ikut bekejasama dalam pembangunan negaranya.
Maka dari itu integralistik sangat
diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat maupun bernegara, karena integralistik
bagaikan lem yang merekatkan pecahan – pecahan elemen masyarakat di Indonesia
dan membentuk suatu kesatuan demi mewujudkan cita – cita luhur Bangsa
Indonesia. Melihat pentingnya integralistik dalam kehidupan kita, maka
integralistik perlu ditanamkan dalam kehidupan kita sejak dini, agar saat kita
terjun ke dalam dunia masyarakat yang sangat luas, kita sudah mampu untuk
menerapkan sikap integralistik dalam tindakan kita dan bekerjasama untuk
berkarya demi kemajuan bangsa Indonesia.

0 komentar:
Posting Komentar